Musim hujan emang sering bikin orang mikir dua kali buat naik gunung. Dimana kondisi bumi yang tidak baik-baik saja, dan trek yang sedang tidak bersahabat. Tapi buat lo yang udah kadung rindu sama puncak, kabut, dan aroma tanah basah, musim hujan bukan alasan buat mundur. Eits, asal tau triknya, naik gunung pas musim hujan malah bisa jadi momen paling epic dalam hidup lo!
Yuk, kita bahas bersama tips-tips mendaki di musim hujan biar lo nggak jadi “pendaki basah kuyup” yang akhirnya kedinginan di tengah jalur.
Siapkan Mental: Jangan Ngarep Kering
Pertama-tama, siapin dulu mindsetmu. Naik gunung waktu musim hujan itu artinya kamu harus siap basah, becek, dan mungkin lebih capek dari biasanya. Tapi tenang, sensasinya beda dan asik banget, apalagi kalau kamu bareng temen sefrekuensi. Jadi, tanamin dalam hati: gue siap hujan, yang penting sampai puncak!
Pakai Jas Hujan yang Proper, Bukan Plastik Kresek
Ini penting banget. Jas hujan yang abal-abal cuma bakal nyusahin lo. Cari jas hujan ponco atau model setelan yang waterproof beneran, bukan yang sekali pakai langsung sobek. Kalau bisa, pilih bahan breathable tapi tetap tahan air. Nggak ada gunanya kering dari luar tapi dalamnya banjir keringet, Bro!
Pilih Sepatu Trekking yang Anti Licin
Musim hujan = jalur licin. Lo butuh sepatu dengan grip yang oke, anti selip, dan nggak gampang nyerap air. Jangan asal pakai sneaker atau sepatu biasa, bisa-bisa lo malah meluncur kayak main ski. Kalau ada, pakai gaiter juga biar kaki lo nggak kemasukan air atau pacet.
Bawa Rain Cover Buat Carrier
Ini sering disepelein, padahal penting. Tas lo isinya alat-alat vital, dari sleeping bag, baju ganti, sampai makanan. Kalau tas lo kebasahan, semuanya bakal kacau. Jadi, jangan pelit buat beli rain cover. Lebih baik keluarin duit dikit daripada barang-barang lo basah semua.
Simpan Barang Penting Pakai Dry Bag
Selain rain cover, lo juga butuh dry bag buat naro barang yang bener-bener penting kayak HP, powerbank, P3K, dokumen, atau baju ganti. Kalau nggak punya dry bag, lo bisa pakai plastik zipper, yang penting rapat dan kedap air. Pokoknya, jangan sampai barang penting lo jadi korban banjir mini di dalam carrier.
Bawa Baju Ganti Lebih
Lo bakal basah, udah pasti. Dan ganti baju kering pas di tenda itu priceless banget, asli! Jadi bawa cadangan baju kering lebih dari biasanya. Paling nggak, baju tidur harus selalu kering biar lo bisa istirahat dengan nyaman.
Pilih Tenda yang Anti Rembes
Lo nggak mau kan tidur sambil kena tetesan air dari atas tenda? Nah, pastiin lo pakai tenda yang anti air dan punya flysheet yang proper. Jangan lupa cek semua seam dan pastikan pasang tenda lo di tanah yang agak tinggi, jangan di cekungan, biar nggak kebanjiran kalau hujan deras.
Hindari Ngecamp di Dekat Sungai
Sungai di musim hujan bisa tiba-tiba meluap, dan itu bahaya banget. Carilah spot camp yang aman, datar, dan nggak terlalu dekat sumber air. Kalau mau ambil air, jalan aja dikit, yang penting lo selamat.
Jaga Kondisi Tubuh & Tetap Hangat
Hujan, dingin, dan angin bisa bikin lo kena hipotermia. Jangan sampai. Makan yang cukup, minum yang banyak, dan pakai pakaian hangat kayak jaket fleece, thermal, atau down jacket. Tidur pakai sleeping bag yang hangat juga penting, jangan asal bawa matras tipis doang.
Pantau Cuaca Sebelum Berangkat
Sebelum naik, cek prakiraan cuaca dulu. Banyak aplikasi cuaca yang bisa lo pake. Kalau hujan ekstrem atau ada peringatan badai, sebaiknya tunda dulu. Ingat, gunung nggak kemana, tapi nyawa lo cuma satu.
Jalan Santai, Jangan Ngebut
Pas musim hujan, jalur jadi lebih licin dan berbahaya. Jadi jalanlah dengan santai dan hati-hati. Jangan buru-buru kayak mau lomba. Fokus ke setiap pijakan dan jangan malu minta tolong temen kalau butuh bantuan naik atau turun tanjakan licin.
Tetap Jaga Etika & Lingkungan
Hujan bukan alasan buat buang sampah sembarangan atau ngelakuin hal-hal ngawur. Tetap jaga etika pendakian. Kalau lo bawa sampah naik, ya lo bawa turun juga. Gunung bukan tempat buat ninggalin jejak selain jejak kaki.
Nikmati Momen dan Keindahan yang Berbeda
Hujan bisa bikin suasana jadi lebih magis. Kabut yang turun, suara rintik hujan di daun, dan aroma hutan basah itu nggak bisa lo dapetin pas musim kemarau. Jadi nikmati aja prosesnya. Foto-foto? Justru bisa dapet hasil yang dramatis banget!
Kesimpulan
Naik gunung pas musim hujan itu penuh tantangan, tapi juga penuh keindahan. Asal lo siap mental, siap perlengkapan, dan punya tim yang solid, pendakian lo bakal jadi pengalaman tak terlupakan. Ingat, hujan bukan penghalang, tapi justru bumbu petualangan yang seru.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyain)
Q: Apakah aman naik gunung saat musim hujan?
A: Aman, asal lo siap dengan perlengkapan yang proper, fisik yang kuat, dan tetap pantau kondisi cuaca. Jangan maksa kalau cuaca ekstrem, ya.
Q: Apa yang paling penting dibawa saat mendaki musim hujan?
A: Jas hujan, rain cover, sepatu anti licin, dry bag, dan baju ganti kering. Barang-barang ini bisa jadi penyelamat lo di kondisi darurat.
Q: Gunung mana yang cocok didaki saat musim hujan?
A: Pilih gunung dengan jalur pendek atau yang punya basecamp dengan fasilitas memadai. Hindari gunung yang punya banyak sungai atau rawan longsor.
Q: Gimana cara menghindari hipotermia?
A: Tetap hangat, tetap kering, makan dan minum yang cukup. Pakai pakaian hangat dan tidur di tenda serta sleeping bag yang layak.
Baca juga : Cara Mebuat Shleter Darurat